Ban Habis Sebelah, apa sebabnya?


Pada sepeda motor fungsi ban sangat penting karena dengan ban, motor jadi bisa jalan. Kualitas ban juga begitu pentingnya, kompon yang baik tentu akan lebih lengket ke aspal.

Selanjutnya, jika ban itu habis tidak pas ditengah-tengah ban, atau condong habis ke kiri atau habis ke kanan saja sedangkan dipakai dalam kondisi yang masih mantap, kira-kira apa sebabnya?

Faktor ban habis sebelah sebenarnya sangat banyak, tetapi yang pasti dan umumnya adalah segitiga bagian depan, sasis atau swing arm lebih mengambil peran penting dalam kerusakan ban sebelah ini. Karena jika diteliti ulang, rupanya kondisi lainnya masih bisa diimbangi oleh bagian yang lainnya juga.

1.   Segitiga

Mungkin saja segitiga yang sudah tidak lurus menjadi penyebab habisnya ban separuh ini, tentu saja jika itu segitiga, yang habis sebelah adalah kondisi untuk ban depan. Cukup press segitiga ke bengkel bubut atau beli segitiga baru.

2.   Swing Arm

Masalah swing arm bisa saja terjadi tetapi khusus untuk bagian ban belakang saja. Jika habis lebih ke kanan ban maka swing arm / lengan ayun lebih rendah as-nya yang di sebelah kanan beberapa millimeter atau bahkan beberapa centimeter. Begitu sebaliknya jika yang lebih dominan habis atau ban habisnya agak miring ke kiri, berarti as lengan ayun yang sebelah kanan miring agak lebih tinggi dari as lengan ayun yang sebelah kiri beberapa centimeter.

3.   Sasis

Sasis adalah kemungkinan paling buruk, jika memang terlihat ban depan dan ban belakang kondisinya miring dan lengan ayun / segitiga dalam keadaan baik, terpaksa harus press sasis motor Anda.

4.   Shock motor atau oli shock motor habis sebelah

Pernah terjadi pada motor teman, shock mati sebelah karena mengalami kebocoran tetapi saya perhatikan ban pada motornya tidak habis sebelah padahal shock depan motornya tidak diservis olehnya dan oli shock kosong sebelah. Tetapi jika memang shock dirasa sudah tidak enak dan belum di ganti oli atau per-nya boleh coba mengganti oli shock motor.

5.   Laher

Kemungkinan laher sudah oblak dan goyang-goyang juga bisa menjadi penyebab ban botak sebelah, tetapi pada teorinya jika laher oblak, motor akan sulit berjalan dan kemiringan yang terjadi pada ban masih mampu diredam oleh shock motor, dan inilah yang menjadi penyebab motor terasa banting kiri dan banting kanan.

6.   Ban jelek atau kurang berkualitas

Jika semua dirasa bagus dan masih mantap, maka kita bisa menyalahkan ban yang digunakan, mungkin sudah kadaluarsa dari masa pembuatannya. Maksimal usia pakai ban adalah 3 tahun, setelah itu maka ban akan menjadi sangat keras dan berbahaya jika digunakan.

7.   Setel Velg jika memang diperlukan

Setel Velg sangat bermanfaat untuk perawatan velg motor, jika sering melewati jalan rusak, biasanya ciri-ciri velg yang sudah tidak balance adalah bergoyang dengan irama teratur pada saat jalan pelan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: